Informasi Terkini
Berita & Acara
Kembali ke Berita
News
12 October 2026, 05:55
Dari Mahasabha hingga Kepengurusan PHDI, Kadek Soroti Pengabdian Kolektif Insan KMHDI
Jakarta — Kontribusi insan Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) dalam kehidupan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) hadir melalui berbagai ruang pengabdian. Kader dan alumni turut menyukseskan Mahasabha XIII, sementara banyak alumni KMHDI juga menjadi bagian dari personalia Sabha Walaka dan Pengurus Harian PHDI Pusat.
Ketua Departemen Sosial dan Lingkungan PP KMHDI, I Kadek Ria Febri Yana, menilai keterlibatan tersebut mencerminkan kesinambungan kaderisasi sekaligus tanggung jawab bersama untuk melayani umat Hindu.
“Kader dan alumni KMHDI turut mendukung penyelenggaraan Mahasabha. Di ruang kepengurusan, banyak alumni juga mengemban tanggung jawab di Sabha Walaka dan Pengurus Harian PHDI Pusat. Semangat yang menghubungkan keduanya adalah kesediaan mengabdi untuk kepentingan umat,” kata Kadek kepada tim redaksi CatatanRakyat.net.
Dalam penyelenggaraan Mahasabha XIII, kader dan alumni KMHDI turut membantu pelaksanaan acara, mendukung persidangan, serta terlibat dalam tim teknologi informasi atau IT. Kontribusi tersebut menjadi bagian dari kerja bersama seluruh unsur yang mendukung kelancaran forum.
Sementara itu, kehadiran alumni dalam kepengurusan PHDI menunjukkan bahwa pengabdian dapat terus berlanjut setelah masa aktif di organisasi mahasiswa. Pengalaman kaderisasi menjadi bekal untuk menjalankan tanggung jawab pelayanan yang lebih luas.
“Di situlah DNA KMHDI terlihat: pengalaman berorganisasi dibawa menjadi pengabdian. Ketika alumni mendapat kepercayaan dalam kepengurusan PHDI, amanahnya adalah melayani seluruh umat Hindu dengan keragaman latar belakang dan kebutuhannya,” ujarnya.
Kadek menegaskan bahwa keterlibatan alumni perlu ditempatkan dalam semangat kebersamaan. PHDI merupakan ruang bersama umat Hindu yang membutuhkan sumbangan pemikiran, pengalaman, dan kemampuan dari berbagai unsur.
“Kepercayaan itu harus dijawab dengan kerja yang bermanfaat. Ukurannya adalah kontribusi dalam memperkuat organisasi, membangun kebersamaan, dan membantu menjawab kebutuhan umat,” katanya.
Ia berharap semangat kolektif selama Mahasabha terus diterjemahkan dalam pelayanan, terutama melalui pendidikan, pemberdayaan generasi muda, serta pendampingan umat di berbagai daerah.
“Mahasabha mempertemukan kita dalam satu forum. Tugas berikutnya adalah menjaga semangat kebersamaan agar manfaatnya sampai kepada umat. Itulah tujuan pengabdian yang perlu terus kita rawat,” pungkasnya.